Hai Nakama, kali ini
Mr. Brook akan mengeshare tentang panduan dalam bermain Harvest Moon : Back to Nature, lagi bosen aja nih sharing tentang ilmu. Kali ini akan mengeshare tentang Fun ( Games )..
Oke, langsung saja ke TKP :::
Spesifikasi Game ini
Genre
|
Role Playing Game/RPG
|
Developer
|
Victor Interactive Software
|
Publisher
|
Natsume
|
Sistem
|
Playstation 1
|
Player
|
1 Player
|
ESRB
|
Everyone
|
Apa itu Harvest Moon? Sebagian besar dari kalian semua pasti sudah
mengenal atau minimal pernah mendengar nama Harvest Moon. Harvest Moon adalah
game simulasi kehidupan yang dikeluarkan Natsume di sistem Nintendo.
Permainannya lain daripada yang lain; karena game ini bukan mengenai
petualangan melawan kekuatan jahat, bertempur dengan monster, atau berkeliling
dunia berbekal senjata pedang, perisai, baju baja, item magis, dll. Permainan
dalam Harvest Moon berkutat pada mengelola peternakan/pertanian; mulai dari
mencangkul ladang, menanam serta menyirami bibit tumbuhan, memetik buah,
mengumpulkan telur ayam, memerah susu sapi, menculur bulu domba, mengendarai
kuda, dan tentu saja bersosialisasi dengan penduduk lainnya dalam festival,
lomba, dan sebagainya; dengan berbekal pacul, sabit, alat penyiram, alat
pemerah susu, sikat bulu, dan kantong biji. Seri yang unik ini berhasil menjadi
hit dan terus berkembang dengan konsep yang semakin revolusioner. Seri Harvest
Moon: Back to Nature yang dikeluarkan untuk konsol Playstation pada tahun 2000
ini mungkin adalah seri Harvest Moon yang tersukses dan terbaik. Pasalnya,
walau sekarang sudah banyak game Harvest Moon baru di konsol yang lebih canggih
dengan desain lebih modern pula, masih sangatlah sulit untuk menggeser posisi
game Harvest Moon: back to Nature ini dari hati penggemar. Kenapa, ya? Masa Kecil
yang indah… Liburan Musim Panas di Peternakan Kakek Tokoh utama dalam game ini
(untuk seterusnya disebut Jack demi mempermudah), karena kesibukan orang
tuanya, harus menghabiskan liburan musim panas di masa kecilnya dengan bermain
di peternakan kakeknya. Kakeknya juga sangat sibuk dengan pekerjaannya sebagai
petani sekaligus peternak, sehingga tidak bisa menemani Jack bermain di sana;
tapi kakeknya mengijinkan Jack bermain sendiri dan tinggal sesuai keinginannya.
Jack kecil pun bermain-main: mengendarai kuda (akhirnya jatuh), mengejar-ngejar
ayam (akhirnya dikejar balik), dan banyak lainnya. Ketika lelah bermain, Jack
pergi ke padang rumput untuk berbaring sejenak. Saat itu terdengar suara
nyanyian yang indah; ternyata seorang gadis kecil seumuran Jack sedang
bernyanyi di situ. Tak lama mereka berteman dan bermain bersama setiap hari.
Ketika tiba waktunya bagi Jack untuk pulang, gadis itu merasa sedih. Dia
meminta Jack berjanji untuk kembali ke sini suatu saat nanti…
Bertani… Beternak… Bahkan Bertambang… Bukan Hal Mudah!
Bertahun-tahun berikutnya, Jack kembali ke Mineral Town, tempat
peternakan/pertanian kakeknya dulu. Sepeninggal kakeknya, lahan di sana sudah
lama tidak diurus; gersang, kotor, rumput liar di mana-mana. Mayor kota
menjelaskan pada Jack bahwa untuk menjadi pewaris lahan pertanian yang diakui
di desa/kota ini, Jack harus bekerja keras membuat tanah ini kembali subur dan
sukses seperti dulu: penuh hasil panen, telur, susu, dan hasil hutan. Jika Jack
tidak bisa mencapai target dalam 3 tahun, maka Jack harus pergi… Begitulah,
sebagai Jack di tanah pertanian di rumah kecil dengan peralatan seadanya, uang
500 G serta seekor anjing (nama karakter, pertanian, anjing, dan sebagainya
kamu buat sendiri); harus bekerja keras. Di dalam rumah kamu bisa menonton TV,
menyimpan perkakas, serta barang-barang lainnya. Untuk hari-hari pertama kamu
bisa mulai dengan berkeliling kota (mayor akan memandumu jika mau); berkenalan
dengan berbagai orang.
Banyak terdapat keluarga kecil seperti keluarga Tukang Pandai Besi, Penjual
Wine, Penjaga Perpustakaan, Pengurus Penginapan, Penjual di Supermarket, Pastor
di Gereja, Peternak Ayam, Peternak Sapi, Tukang Kayu, dan seterusnya. Menjalin
hubungan yang baik dengan semua orang adalah salah satu langkah u ntuk tetap
bisa tinggal di desa/kota ini. Tapi sebagai petani yang baik, tentu saja kamu
harus mulai dengan membeli beberapa bibit tanaman di Supermarket. Bibit-bibit
hanya bisa ditanam pada musim yang tepat (ada 4 musim: Musim Semi, Panas,
Gugur, Dingin); menanam bibit tertentu pada musim yang salah hanya akan membuat
bibit itu hilang. Setelah membeli bibit yang tepat, kembalilah ke peternakan,
dan gunakan paculmu; menggali tempat yang cukup luas untuk menanam bibit.
Setelah siap, bibit disebar, lalu disiram dengan alat penyiram! Air bersih bisa
diambil dari kolam di samping kandang ayammu; seperti sungguhan, ya! Jangan
lupa; cuaca yang buruk seperti badai topan atau panas terik bisa merusak
tanamanmu. Cuaca hujan; walau membantumu dalam menyiram tanaman, bisa membuat
badanmu cepat lelah. Pastikan untuk melihat ramalan cuaca setiap hari di TV.
Tentunya, dengan modal yang sangat minim seperti itu amat sulit bertahan di
sini! Untuk penghasilan tambahan, kamu bisa pergi ke bukit untuk mengambil
hasil hutang seperti rebung, bunga, juga jamur. Di bukit juga ada pemandian air
panas untuk mengembalikan stamina. Ya, jika kamu bekerja terus menerus tanpa
henti, kamu akan lelah, dan bisa-bisa pingsan! Selain mandi air panas tadi,
makan berbagai makanan (baik mentah ataupun masak) akan memulihkan tenagamu.
Kamu juga bisa menggali dalam sebuah gua untuk mendapat hasil tambang, seperti
bijih besi, perak, atau tembaga. Selain bisa dijual, kamu bisa memakainya untuk
meningkatkan fungsi dari alat-alat pertanianmu! Bila alat pertanianmu (penyiram
air, pacul, palu, sabit, atau kapak) sudah banyak kamu pakai dan memiliki cukup
‘pengalaman’, kamu bisa membawanya ke pandai besi dengan bijih besi atau
mineral yang sesuai, lalu kemampuan alatmu akan bertambah! Misalnya dengan
Pacul Lv. 2, kamu bisa menggali 2 petak dalam 1 ayunan; atau batu keras dan
besar bisa kamu hancurkan dengan Palu Lv. 3, dst. Semakin tinggi, semakin baik.
Setelah punya cukup uang, belilah ayam dan makanannya. Bila ayam diberi
makan sampai cukup besar, mereka akan bertelur setiap hari. Telur itu bisa
dijual atau dibiakkan menjdai seekor anak ayam yang akan tumbuh besar menjadi
ayam dewasa baru. Perhatikan; untuk mendapat telur yang bisa dibiakkan
(Fertilized Egg) kamu harus punya sepasang ayam jantan dan betina! Begitu pula
dengan sapi; setelah besar, kamu bisa memerah susunya setiap hari dengan alat
pemerah susu (harus dibeli dulu). Kualitas dan banyaknya susu serta telur yang
dihasilkan ternakmu tergantung perawatannya; bila disayang, diberi makan
teratur, dan sering diajak bicara, mereka akan bahagia dan memberi hasil
berkualitas tinggi seperti telur dan susu EMAS!! Jangan lupakan juga kuda;
walau tidak memberi hasil konkrit, bila besar kamu bisa menungganginya
berkeliling desa, mendaki gunung, dan bisa diikutsertakan di pacuan kuda! Bila
setiap binatang makin sayang padamu, mereka bisa dipanggil dengan bersiul atau
membunyikan lonceng (untuk sapi). Semakin kamu menyayangi, semakin patuh
mereka. Nantinya seiring waktu dan hubungan dengan penduduk lain berkembang,
kamu bisa memelihara ikan, memancing, dll sampai ikut berbagai macam acara
seperti festival tahun baru dan masak, lomba ayam, sapi, domba, dan anjing,
pesta dansa, pertunjukkan musik, juga turnamen renang musim panas. Bila
kesulitan mengurus ternak dan pertanian seorang diri, jangan ragu untuk minta
bantuan peri-peri di hutan. Tapi jangan memaksa, ya! Sebab mereka juga punya
waktu untuk libur.
Hidup Yang Panjang dan Senang… Sampai menikah!!
Saat pertanian sudah cukup maju dan ramai, sudah saatnya kamu lebih
memikirkan rencana ke masa depan: pernikahan! Di kota, ada 5 orang gadis yang
bisa kamu ajak berteman, sampai benar-benar dekat dan bisa kamu buat jatuh
cinta lalu menikahimu. Mereka memiliki indikator hati, warna dan besarnya
menunjukkan seberapa kuat perasaan mereka padamu. Awal bertemu pasti berwarna
hitam-tidak punya perasaan apapun, tapi bisa meningkat menjadi teman, teman
dekat, sampai cinta. Mendekati mereka tentu tidak mudah; setelah saling kenal
kamu harus sering mengobrol dengannya, ikut serta dalam bermacam-maca kejadian
yang melibatkan mereka, member hadiah, dan tidak lupa memberi selamat di hari
ulang tahun! Ya, setiap orang termasuk kamu memiliki hari ulang tahun sendiri
(untuk kamu, kamu tentukan sendiri); dan mereka akan sangat senang jika kamu
mengucapkan selamat, bahkan memberi hadiah (bisa dibungkus kado!). Begitu pula
dengan para gadis; mereka memiliki sifat, kesukaan, jadwal kegiatan, bahkan
rahasia yang berbeda-beda. Untuk setiap gadis pun kamu memiki saingan; jika
kamu gagal, sainganmu yang akan menikahi gadis pilihanmu… T_T Andaikata kamu
berhasil membuat gadis pujaanmu jatuh cinta, kamu bisa melamarnya dan
menikahinya. Tapi untuk menikah kamu harus sudah punya rumah yang cukup besar
(dengan 2 tempat tidur, kulkas, dsb bisa diminta untuk memperluas pada Tukang
Kayu) agar cukup untuk tinggal bersama. Setelah menikah, posisimu di Mineral
Town lebih terjamin; lalu bila hubunganmu dengan sang istri baik-baik terus,
kamu bisa punya anak!! Istri dan anakmu harus dirawat; diajak bicara, diberi
hadiah, dan seterusnya. Dari seorang petani sederhana menjadi satu keluarga
bahagia…!!! Woow!!! Bukankah itu menakjubkan!? Singkat kata, Harvest Moon: Back
to Nature adalah salah satu game simulasi kehidupan terinovatif dan paling
asyik untuk dimainkan bagi semua kalangan. Pastikan memainkan game ini
setidaknya sekali seumur hidupmu! Terutama bagi penggemar game; jika tidak
pernah memainkannya, dijamin menyesal!!! Dapatkan segera di toko-toko video
game terdekat, dan belajar hidup sebagai petani yang penuh kerja keras!
Nilai: Grafis : 70 B+ Suara : 75 B++ Permainan : 90 A+
Fitur : 95 A++ Cerita : 80 A Keseluruhan : 82 A E (0-20) :
Parah D (21-40) : Buruk C (41-60) : Kurang B (61-80) : Lumayan A
(81-99) : Bagus S (100) : SEMPURNA!
Ayahmu telah berjanji untuk mengajakmu berlibur bersama, tetapi tepat
sebelum liburan ayahmu diminta untuk melakukan perjalanan bisnis oleh
kantornya, sehingga ia terpaksa menitipkanmu di perkebunan milik kakekmu. Kamu
berpikir ini akan menjadi liburan yang membosankan karena tidak ada yang bisa
dilakukan di perkebunan.
Saat berada di sana, kau bertemu dengan seorang gadis dan selanjutnya kalian
cepat menjadi akrab. Kamu menghabiskan waktu bersamanya, bernyanyi, bermain dan
bersenag-senang. Akhirnya liburan telah usai dan tiba waktunya untuk pulang.
Kamu berjanji padanya suatu hari nanti kamu akan kembali dan menikahinya.
Sepuluh tahun kemudian, kakekmu telah meninggal dan mewariskan perkebunannya
kepadamu. Saat megunjungi perkebunan tersebut, Walikota datang menemuimu. Ia
memintamu untuk segera membereskan perkebunan yang sudah tidak terurus
tersebut, jika gagal maka developer akan mengubah tempat tersebut menjadi taman
hiburan. Kamu diberi waktu selama 3 tahun untuk mengelolanya kembali sehinga
perkebunan tersebut dapat kembali menguntungkan. Kamu memutuskan untuk mencoba
mengelola dan membereskan perkebunan tersebut agar tidak dijadikan taman
hiburan.